Sabtu, 22 September 2018

Autobiografi RIO TRI ASTUTI tugas Menulis Kreatif

        Saya adalah putri ke tiga dari empat bersaudara, nama saya Rio Tri Astuti saya lahir di kota beribadat orang biasa menyebut tepatnya di Kabupaten Kendal, 15 Agustus 1996. Ayah saya bernama Sumarno dan Ibu saya bernama  Sumiyati. Saya tinggal di desa yag berdekatan dengan kota Semarang, lebih jelasnya di desa Meteseh dusun Sasak RT 01 RW 06 Kec. Boja Kab. Kendal. Saya memiliki dua kakak laki-laki dan satu adek perempuan, dua kakak laki-laki saya sudah berumah tangga  dan adik saya masih menempuh jenjang perguruan tinggi swasta di kota Semarang.
       Sekilas info nama asli saya yang sebenarnya adalah Riau Tri Hastuti  cerita panjang yang menjadikan nama saya seperti nama anak laki-laki banyak orang tua teman saya yang mengira saya adalah laki-laki. Pada intinya saya seorang Perempuan tulen, orang tua memberi mana saya dikarenakan ada cerita yang begitu penting tidak bisa dilupakan. Bapak dan ibu saya merantau di Provinsi Riau ketika ibu saya sedang mengandung saya, ketika dirantauan ada kejadian sial yang menimpa Bapak Saya. Orang tua Saya bukan pegawai beliau merupakan wiraswasta ketika di Riau tidak sengaja Bapak saya menebang pohon tanpa sengaja ada orang dibawah pohon dan menimpa beliau akhirnya meninggal seketika. Bapak saya di bawa kekantor polisi, berhuntungnya Bapak saya karena Ibu aaya mengandung saya akhirnya Polisi berbelaskasih kepada Bapak saya dan beliau tidak jadi di Penjara. Maka dari situlah Bapak Saya berpesaan entah saya laki-laki atau perempuan tetap di berinama Riau Tri Hastuti namun karena salah penulisan akta kelahiran jadi keliru menjadi Rio Tri Astuti karena dikira saya laki-laki.
         Saat ini saya masih menjadi Mahasiswa aktif di Universitas PGRI Semarang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, saya Mahasiswa semester 7. Say alumni dari TK takbriatul Atfal 05 Meteseh saya duduk di bangku TK 2 tahun. Kemudian saya melanjutkan ke SD yang sangat dekat dengan rumah saya yaitu SDN 1 Meteseh saya setelah 6 taahun berlalu saya melanjutkan ke jenjang selanjutnya yaitu di SMPN 2 Limbangan jarak tempuh kira” 25 menit dari rumah ke SMP karena beda kecamatan. Di SMP say hanya bertahan 3 tahun selanjutnya saya melanjutkan ke SMA favorit di daerah saya yaitu SMA N 1 Boja di SMA sayabmendapatkan pengalam pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Setelah 3 tahun berlalu selanjutnya saya ya masuk di Universitas Swasta di Semarang yaitu UPGRIS.